www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Mak Teduh dan Kerumutan Menyala Akibat Karhutla,  3 Helikopter Water Bombing Terbang ke Pelalawan
Minggu, 02 Agustus 2026 - 19:02:32 WIB
Helikopter water bombing padamkan karhutla di Pelalawan.(ilustrasi/int)
Helikopter water bombing padamkan karhutla di Pelalawan.(ilustrasi/int)

PELALAWAN - Upaya memutus penyebaran Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau, diperkuat dengan operasi pemadaman dari udara.

Sebanyak tiga helikopter Water Bombing (WB) diterjunkan untuk membantu tim gabungan mengatasi kebakaran di Desa Mak Teduh dan Kelurahan Kerumutan, Minggu (2/8/2026).

Pengerahan armada udara tersebut menjadi bagian dari strategi Satgas Karhutla Provinsi Riau untuk mempercepat penanganan titik api yang dinilai cukup besar dan menghasilkan kepulan asap pekat.

Dari tiga helikopter yang beroperasi, dua unit difokuskan ke wilayah Desa Mak Teduh, sementara satu unit lainnya dikerahkan menuju Kelurahan Kerumutan.

Kalaksa BPBD Pelalawan, Zulfan mengatakan, operasi pemadaman dilakukan secara terpadu dengan menggabungkan kekuatan tim udara dan personel di lapangan.

"Hari ini ada 3 helikopter WB membantu pemadaman Karhutla di Pelalawan. Dua heli di Mak Teduh dan satu heli di Kerumutan," ungkap Zulfan.

Kebakaran di Desa Mak Teduh menjadi salah satu fokus utama penanganan. Titik api tersebut diketahui mulai muncul sejak dua hari sebelumnya dan kemudian ditangani melalui operasi gabungan dari udara dan darat.

Helikopter Water Bombing melakukan penyiraman dengan menjatuhkan bom air langsung ke area yang masih terbakar.

Sementara dari permukaan tanah, tim gabungan rayon kecamatan bersama Manggala Agni dan regu pemadam kebakaran perusahaan terus melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali membesar.

Pola serupa diterapkan di Kelurahan Kerumutan. Tim darat dan udara bekerja secara bersamaan untuk mengepung titik kebakaran sekaligus mempersempit ruang gerak api.

Menurut Zulfan, strategi pemadaman juga diarahkan untuk mengendalikan bagian kepala api terlebih dahulu.

Langkah ini dilakukan guna mencegah kobaran merambat ke wilayah lain yang belum terdampak.

"Sekarang fokus ke titik api bagian tengah, karena bagian tepi sudah padam dan tinggal asap saja," ucapnya.

Besarnya kobaran dan kepulan asap menjadi alasan dua lokasi tersebut mendapat perhatian khusus dalam operasi penanganan Karhutla Pelalawan.

Namun, proses pemadaman di lapangan tidak berjalan tanpa hambatan. Tim gabungan menghadapi kondisi cuaca berupa panas terik serta hembusan angin kencang yang berpotensi memengaruhi pergerakan api.

Satgas Karhutla Pelalawan pun menyiapkan opsi penambahan personel apabila api belum sepenuhnya berhasil dikendalikan.

Penguatan pasukan diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah munculnya titik api baru di sekitar lokasi.

Sementara itu, estimasi awal luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari lima hektare.

Namun, angka tersebut masih berdasarkan pengamatan visual di lapangan dan belum melalui pengukuran resmi.

"Luas lahan yang terbakar diperkirakan lima hektar lebih. Tapi masih pandangan mata di lapangan saja. Belum diukur resmi," tandasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026.(ilustrasi/int)Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
RDP ganti rugi sawit plasma dengan PHR di DPRD Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Heboh Lahan Plasma Rohil: Petani Ngaku Tak Pernah Beri Kuasa, Dana Ganti Rugi Dipertanyakan
Bupati Pelalawan, Zukri.(foto: andi/halloriau.com)ASN Pelalawan Salat Zuhur dan Ashar Berjemaah, Bupati Zukri: Tanggungjawab Saya Ajak Beribadah
DPRD Rohil minta aparat tindak tegas illegal fishing di perairan Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Nelayan Luar Diduga Curi Ikan di Rohil, DPRD Minta Aparat Tindak Tegas Illegal Fishing
Jajaran manajemen XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.(foto: istimewa)Persaingan 5G Makin Panas, XL Borong Empat Penghargaan Ookla H1 2026
  Pemprov Riau berkunjung ke kediaman mantan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.(foto: mcr)Jelang HUT ke-69 Riau, Pemprov Rangkul Para Mantan Gubernur, Penguatan UMKM Jadi Perhatian
Kadinsos Kota Pekanbaru, Junaedy.(foto: mimi/halloriau.com)Ini Penyebab Banyak Warga Miskin di Pekanbaru Mendadak jadi "Orang Kaya"
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho melantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekdako Pekanbaru.(foto: pgi)Zulhelmi Arifin Jadi Sekdako Pekanbaru, DPRD Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Diperkuat
Wujud nyata komitmen sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai santuni anak yatim Ring 1 (foto/ist)Wujud Nyata Komitmen Sosial, PPN Kilang Dumai Santuni Anak Yatim
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)35 Hotspot Terdeteksi di Riau Sore ini, Pelalawan dan Inhu Paling Menyala
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved